Ayo Berbelanja di Warung Tetangga

4/21/2016 06:33:00 pm Ikhalid "Ian" Rizqy Al Raihan 0 Comments

Berbicara tentang warung ataupun UKM, saya mempunya kisah menarik tentang berbelanja di warung tetangga. Ketika saya masih duduk di bangku sekolah dasar di Bogor, saya selalu berbelanja di warung samping Rumah Sakit TNI AU. Saya dulu memang tinggal di komplek militer maka keluarga memenuhi kebutuhan rumah di pasar atau toko-toko di sekitar komplek. Hampir setiap sore saya membeli jajan di warung tersebut. Terkadang, ketika ibu saya kehabisan bahan makanan dan bumbu dapur di malam hari, beliau selalu menyuruh saya berbelanja di warung tersebut. Kebetulan saya kenal dekat dengan dua orang ibu pemilik toko itu. Tidak hanya memiliki toko, mereka juga mempunya warung telepon (wartel) yang masih populer saat SD dahulu (tahun 2000an). Suatu ketika saya pulang sekolah dan mendapati rumah kosong. Saya kemudian berlari ke wartel untuk menelpon ibu memintanya pulang. Beberapa menit kemudian, ibu datang menjemput dan pulang setelah membayar telepon saya tadi.

0 Comments:

Mari Menjaga Budaya Indonesia dengan Membeli Produk Dalam Negeri (Memperingati Hari Konsumen Nasional 2016)

4/14/2016 08:26:00 pm Ikhalid "Ian" Rizqy Al Raihan 0 Comments


Produk merupakan salah satu identitas negara. Ia menunjukkan kekayaan warisan negara, keragaman budaya dan keunggulan negara di kancah internasional. Tak terbayang bangganya apabila sebuah negara memproduksi handphone kemudian mengekspornya ke negara-negara lain dan laku di pasaran karena kualitasnya tidak diragukan. Orang yang membelinya akan bertanya kepada pedagang, “Bang, ini produk mana? Koq bagus banget?” Si pedagang menjawab, “Oh, ini produk negara A, pak/bu.” “Negaranya pasti maju. Produknya bagus, sih.” Komentar si pembeli.

0 Comments:

Mau Pilih Cuek atau Peduli? Peduli Aja....

4/07/2016 06:17:00 pm Ikhalid "Ian" Rizqy Al Raihan 0 Comments

Setiap orang memiliki sikap berbeda dalam menanggapi lingkungannya. Ada yang peduli dan ada pula yang cuek. Mereka yang peduli akan melakukan segala cara dalam menyikapi suatu masalah agar lekas selesai. Sedangkan si cuek masa bodoh. Dia tidak pernah menghiraukan apapun yang ada di sekelilingnya. Apabila dikabari tentang suatu hal, paling banter dia akan menanggapi, “Oh, gitu,ya?” tanpa ada respon lain atau melakukan sesuatu. Responnya mungkin hanya kepada sesuatu yang sesuai dengan kepentingannya. Hal-hal lain di luar kepentingannya ia abaikan.

0 Comments: