Kopi, Sumber Inspirasi Blogger

4/29/2017 05:26:00 pm Ikhalid "Ian" Rizqy Al Raihan 0 Comments


Blogging juga merupakan aktivitas yang menguras tenaga.  Oleh karena itu, kita pun butuh asupan untuk menambah tenaga kita. Kalau tenaga tidak tercukupi, otak pun tak akan mampu bekerja maksimal. Bayangin aja, badan lagi  lemes pulang kuliah, tugas menggunung, belum ada tanggungan lain! Saat itu, kita sudah sangat menguras energi kita untuk bekerja di pagi hingga siang hari.
Siang hari memang waktu yang melelahkan. Kalau sudah siang, sangat enak untuk beristirahat. Tidur siang memang enak untuk beristirahat. Tidur siang bermanfaat untuk melepas lelah dan menjadikan hari kita lebih semangat. Kalau tidak sempat istirahat, bagaimana, dong? 
Banyak jalan menuju Roma. Beditu pula dengan semangat ngeblog. Kalau kita memang malas blogging, ada saja solusi untuk mengatasinya. Jika kita merasa lelah, istirahatlah! Gak sempat? Minumlah kopi! Rasa pahitnya akan membuat mata kita melek lagi. Kopi juga mengandung kafein yang memacu jantung kita. Brgitu jantung berdetak aktif, kita pun serasa lebih semangat.
Menikmati secangkir kopi tak kenal waktu, tempat, dan kelas sosial. Anak-anak muda sampai orang dewasa, pria dan wanita, semua menikmati rasa pahit dari cairan pekat ini. Kopi sendiri berasal dari biji kopi (gue bener, kan...?) yang pertama kali diperkenalkan di Timur Tengah. Kopi kemudian berekspansi ke Amerika Selatan dan Asia hingga terseber ke seluruh dunia. Pada umumnya, biji kopi terdiri atas dua varietas, yakni kopi Arabica dan Robusta. Kopi sendiri dapat diolah menjadi berbagai jenis, mulai dari kopi hitam, kopi tubruk, kopi susu, sampai kopi dengan nama-nama yang njlimet macam espresso, cappuccino, macchiato dan sebagainya. 
Kopi mengandung kafein yang membuat kerja jantung lebih cepat. Kafein dalam kopi juga dapat menekan sel kanker. Kopi juga dapat mengurangi resiko diabetes, sakit jantung, sakit kepala, dan meningkatkan stamina. Di antara berbagai manfaatnya, manfaat yang paling bisa kita rasakan sebagai blogger adalah menghilangkan kantuk. Saat  mengantuk di waktu kerja, kita tentu butuh sesuatu yang menghilangkannya dan membuat kita lebih semangat dan fokus. Kopi lah yang bisa menjadi tombo ngantuk kita.
Kopi memang punya rasa yang khas dan khasiat untuk kita. Kita tentu ingin menulis maksimal dan puas setelah tulisan kita terbit. Stamina dan konsentrasi adalah kebutuhan kita agar maksimal dalam ngeblog. Salah satu yang bisa meningkatkan semangat saya dalam ngeblog adalah kopi.
Kapan sih waktu yang pas buat ngopi?
Waktu ngopi sebenarnya tidak ada yang tahu. Semua tergantung selera masing-masing. Ada yang lebih suka ngopi di pagi hari, ada pula yang suka di sore atau malam hari. Sekali lagi, semua tergantung selera. Tapi, ada beberapa yang mengatakan lebih baik ngopi pada jam 1 siang sampai jam 3 sore. Mengapa demikian? Menurut yang saya baca di tempo.co, waktu terbaik adalah di antara di antara jam 09.00-10.00 dan jam 13.00-17.00. Pada jam itu, hormon kortisol yang membuat kita terjaga menurun. Memang, di jam-jam itu, kita merasa lebih lelah dan mengantuk. Ngopi di saat itu menurut saya tepat. Apalagi, ada yang mengatakan tidak baik ngopi di jam sekian dan sekian. Daripada kenapa-kenapa, mending ngopi di siang hari aja.
Mungkin, hanya ini yang dapat saya tulis tentang ngopi. Kopi memang enak dan berguna khususnya buat para blogger agar lebih fokus. Cukup sekian dan terima kasih!


Harapan untuk Gubernur Baru DKI Jakarta

4/22/2017 01:27:00 pm Ikhalid "Ian" Rizqy Al Raihan 0 Comments

Sumber: Tribunnews.com
Meskipun saya tidak berdomisili di Jakarta dan bukan orang Jakarta, rasanya kurang bila tidak menulis sesuatu tentang Pilkada DKI Jakarta. Pilkada kali ini adalah pilkada rasa pilpres. Seluruh Indonesia menyaksikan langsung pesta demokrasi di ibukota ini. Tak lengkap juga kalau tak menulisnya di sini.

Pemilihan Kepala Daerah tingkat provinsi DKI Jakarta sudah memasuki tahap akhir. Meskipun hasil penghitungan suara (real count) belum diputuskan secara final oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), hasil pemilihan suara secara cepat (quick count) sudah selesai dengan total suara masuk sudah 100%. Semua lembaga survei bersuara bulat akan siapa yang terpilih untuk memimpin Jakarta selama lima tahun ke depan. Semua hasil survei menyatakan pasangan calon gubernur nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memenangkan pilkada atas pasangan pejawat, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
Kabar ini menjadi angin segar bagi para pendukung Anies-Sandi. Pendukung Anies-Sandi telah berjuang untuk mengusung calon gubernurnya. Berbagai usaha  telah dilakukan seperti sosialisasi program. Tak hanya sosialisasi program, mereka juga merespons setiap kampanye hitam lewat media online atau media cetak dengan cara apapun. Mereka mencoba membangun program dan memperbaiki nama gubernur dukungan mereka dari setiap bentuk kampanye gelap.

Pilkada DKI Jakarta saat ini terasa seperti pemilihan presiden RI. Bagaimana tidak, pemilihan dilakukan di Jakarta, namun pilkada ini memicu emosi seluruh rakyat Indonesia. Mengapa demikian? Pilkada ini bukan hanya adu gagasan, program, dan pemilihan semata. Pilkada DKI Jakarta juga merupakan pertarungan antar kepentingan dan keberpihakan. Kita tentu sudah paham, Jakarta adalah ibukota negara RI. Jakarta adalah rumah bagi jutaan orang dari berbagai entitas yang menggantungkan hidup di kota ini. Mereka ingin kepentingan mereka benar-benar terpenuhi. Tak hnya penghidupan, secara identitas, mereka ingin dominan di antara kelompok sosial-politik lainnya dengan menempatkan wakil terbaiknya dalam pilkada.

Pilkada saat ini pun penud dengan isu-isu SARA selalu berhembus selama kampanye. Apalagi, sang petahana telah dituding menistakan agama Islam saat kunjungan kerjanya. Hal itulah yang mengobarkan amarah kaum muslimin. Tiga jilid Aksi Bela Islam  diadakan hanya untuk menuntut keadilan, memidanakannya. Namun, aksi ini malah dituduh aksi radikal dan intoleransi. Akhirnya, isu SARA merebak hingga ke daerah-daerah. Kondisi sosial-politik kita emakin panas. Dosen saya, wakil Dekan Fakultas Humaniora, Ust. Dr. Abdul Hafidz Zaid, M.A bahkan mewanti-wanti kami saat kami mengutus delegasi untuk pertemuan di Jakarta. Beliau menyampaikan bahwa kami harus berhati-hati selama berada di sana dengan kondisi sospol yang sedemikian kacaunya. Kami mesti berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang-orang di sana.

Semoga gubernur baru Jakarta dapat membawa angin perubahan. Harapan warga tentunya adalah Jakarta perlu gubernur baru. Miris tentunya melihat penggusuran-penggusuran yang ada di kepemimpinan lalu. Kita tentu marah ketika pelcuran dan miras akan dilegalkan dengan berbagai dalih. Umat Islam berang ketika pawai takbir dan penyembelihan hewan qurban tidak diizinkan sebebas sebelumnya. Kami berharap hal-hal tersebut dihapuskan dan digantikan dengan kebijakan baru.

Kami juga berharap pemimpin baru Jakarta dapat merealisasikan program-program unggulannya yang pro rakyat. Telah banyak janji yang telah engkau persembahkan kepada masyarakat. Saat anda naik menuju kursi gubernur, kami menunggu realisasinya. Rumah dengan DP 0 rupiah diharapkan benar-benar menjangkau rakyat. Kartu Jakarta plus semoga membuat pelajar memliki akses mudah untuk belajar. Program Oke-Oce (One Kecamatan, One Center for Entrepeneurship) semoga mampu menelurkan 200.000 pengusaha baru dan mengentaskan pengangguran di Jakarta.

Tak hanya merealisasikan program, gubernur baru diharapkan juga menjadi penggerak dan pemersatu semua elemen sosial di Jakarta. Jakarta adalah rumah bagi berbagai etnis. Keberagaman adalah hal lumrah di sini. Keberagaman yang ada mungkin bisa menjadi rahmat, namun ia jug bisa jadi bumerang yang rawan menyerang siapa saja. Jadi, gubernur ada untuk menggerakkan dan mempersatukan mereka.

Semoga dengan terpilihnya gubernur baru ini ada perubahan yang lahir dari Jakarta. Pendidikan, kewirausahaan, infrastruktur, dan sebagainya. Inovasi ini pun semoga dapat membuat Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya.




Mencari Ide dari Blogwalking

4/10/2017 05:40:00 pm Ikhalid "Ian" Rizqy Al Raihan 1 Comments


Kawan, pasti kalian pernah mengalami masa jenuh dalam nge-blog. Ada saja berbagai alasan yang menghalangi untuk membuat sebuah tulisan baru. Kadang karena sibuk, lelah, sakit, kehilangan ide, dan sebagainya. Kehabisan ide adalah salah satu alasan terbesar berhenti blogging. Biasanya hal itu terjadi saat kita sedang bosan. Jujur saja, saya pun selalu kehabisan ide saat sedang bosan. Selain bosan, malas gerak (mager) juga menjadi faktor utama kehabisan ide.

Segala masalah tapi ada solusinya. Allah tidak akan membuat penyakit kecuali penyakit tersebut ada obatnya. Jika batuk, minumlah OBH! Kalau pegal, oleskan balsem! Ngantuk, tidurlah! Kalau bosan nge-blog? Cobalah cara-cara yang bisa mengembalikan mood seperti jalan-jalan, olahraga dan sebagainya! Kalau kehabisan ide? Carilah ide sampai ketemu! Dari mana kita bisa mendapatkan ide? Banyak jalan menuju Roma. Begitu juga dengan ide ngeblog; banyak pula jalan mencari ide. Membaca, travelling, dan berdiskusi adalah beberapa jalan menuju ide blogging. Selain itu, ada cara lain yang banyak dilakukan blogger. Ada yang tahu? Yap, tepat sekali! Itulah blogwalking.

Baca Juga: Bagaimana Mengembalikan Semangat Blogging? (Menjawab Tantangan Seorang Blogger)

Blogwalking secara harfiah merupakan gabungan dari dua kata, blog dan walking. Blog (singkatan dari weblog) adalah aplikasi web yang menyediakan  informasi berupa tulisan (biasa disebut entri atau posting) dalam sebuah halaman web. Sedangkan kata kedua--yakni walking--kita sudah paham betul artinya, yaitu berjalan. Maka, blogwalking secara literal bermakna berjalan jalan di blog. Secara istilah, blogwalking berarti aktivitas mengunjungi blog-blog orang lain. Blog itu ibarat rumah. Blogwalking bisa kita maksudkan dengan unjung-unjung (bahasa Jawa mengunjungi rumah orang lain, biasanya dilakukan setelah lebaran) ke rumah teman di dunia maya. 

Apa sih manfaat  dari blogwalking? Blogwalking memiliki banyak keuntungan buat kita, lho? Manfaat blogwalking adalah:
  1.  Menambah jaringan. Blogwalking akan membuat kita semakin mengenal teman-teman blogger lainnya. Alhamdulillah, berkat blogwalking, saya bisa berkenalan dengan blogger lain seperti Mas Mukhofas Al Fikri, Faisol Abrori, Mas Irwin Andriyanto dll. 
  2. Meningkatkan reputasi kita sebagai blogger. Dengan blogwalking, kita telah meninggalkan jejak berupa komentar di blog orang. Komentar-komentar tersebut akan melintas di blog penulis. Semakin kita blogwalking, semakin banyak link kita yang masuk ke blog orang lain dan membuat kita semakin mudah dicari.
  3. Menambah ide. Ide bisa kita dapatkan dari mana-mana, lho! Blogwalking adalah salat satu sumber ide kita. Kalau saya bosan atau kehabisan ide, saya biasa berkunjung blog teman-teman. Setelah membaca artikel-artikel hasil blogwalking, saya pun pulang dengan membawa ide baru yang bisa saya tuangkan di blog.
Blogwalking pun ada etikanya agar lebih bermanfaat.
Sebagai blogger, ada baiknya kita paham segala etika blogwalking. Blogwalking--sebagaimana yang saya sebutkan sebelumnya--ibarat bertamu ke rumah orang. Ada etika yang harus kita penuhi saat kita bertamu. Begitu pula dengan blogwalking, ada etika sopan santun yang harus kita taati. Kalau kita menaati aturan yang ada dalam blogwalking, pemilik blog atau tamu lain akan sangat menghormati kita bahkan mereka tak segan akan mengunjungi balik blog kita. Kalau tidak, komentar anda akan dihapus, dan akun anda akan dicap spam. 
Trus, apa aja etika blogwalking? Ini, nih etika dalam blogwalking. Baca baik-baik ya... :
  1. Tinggalkan komentar. Meninggalkan komentar akan membuat penulis merasa bahwa pembaca mampu menilai dan menikmati tulisannya. Selain itu, komentarmu akan membuat trafik blogmu meningkat lewat kunjungan balik si penulis dan kunjungan blogger lain. 
  2. Berkomentar yang sesuai dengan konten. Kita harus profesional dalam berkomentar di Blog. Hindari komentar seperti "nice info" "mantap gan" dsb. Berkomentarlah terkait isi tulisan ini. Syukur alhamdulillah kalau bisa berdiskusi dengan blogger lain lewat komentar.
  3. Boleh cantumkan URL blog, asal diizinkan oleh empunya. Bersyukurlah kalau si penulis menyediakan form untuk kita mengisi URL blog kita. Biasanya, blog berformat WordPress menyediakan ruang untuk pengisian URL di kolom komentar. 
  4. Yang perlu diingat, jangan sekali-kali berkomentar SPAM. Cita cita pengen meningkatkan trafik, malah kandas gara-gara komentar spam. Komentar spam akan langsung terdeteksi mesin pencari kemudian akan dianggap spam. 
Saya memiliki beberapa tips untuk membuat kita semua semangat blogwalking. Pertama, kunjungi blog yang trafiknya tinggi. Blog dengan trafik kunjungan tinggi akan membantu kita untuk meningkatkan Blog kita juga. Kedua, buat daftar blog-blog yang biasa kamu kunjungi, bisa dari blog teman atau blog orang lain yang sudah pernah kita kunjungi. 
Itulah tadi beberapa tips blogwalking. Dengan memahami etika dan caranya, blogwalking kita akan semakin efektif dan menghasilkan. Cukup sekian dari saya. Semoga bermanfaat. 


1 Comments: